register
Disease Place Number of Cases
show the keywords found by daniel
Document language : id
Source: Unknown
Masih ada tenaga kesehatan diskriminasi ODHA

DAnIEL tagged this document as relevant

Implicit Location : Indonesia

Masih ada tenaga kesehatan diskriminasi ODHA

idhiv, hari aids sedunia, jumlah penderita HIV indonesia, ibu rumah tangga HIV, IBCA HIV, data penderita HIV, perempuan terinveksi HIV, penyebab HIV, OD

Pewarta: Monalisa

Hartini, ibu dengan HIV-AIDS (kedua dari kanan) dengan suaminya Muhammad Nur Firmansyah yang HIV negatif (ketiga dari kanan) (Dokumentasi IBCA)

Belum banyak petugas layanan kesehatan yang mendukung ODHA untuk memiliki anak,"

Jakarta (ANTARA News) - Hartini, ibu dengan HIV-AIDS mengungkapkan bahwa masih ada petugas kesehatan yang terkesan mendiskriminasi orang dengan HIV-AIDS.

"Belum banyak petugas layanan kesehatan yang mendukung ODHA untuk memiliki anak," kata Hartini, di Jakarta, Senin.

Hartini yang mengetahui HIV positif pada tahun 2008 menikah dengan Muhammad Nur Firmansyah, yang HIV negatif pada tahun 2013. Mereka kemudian memiliki anak yang juga HIV negatif yang saat ini sudah berusia 15 bulan.

Saat melahirkan anaknya, Hartini memilih proses normal.

"Belum banyak petugas layanan kesehatan yang pro melahirkan normal dan pro-ASI pada ODHA. Saya sempat mendapat penolakan melahirkan normal di salah satu puskesmas," jelasnya.

"Bahkan ada yang cenderung menyarankan ODHA tidak usah menikah atau tidak usah hamil," tambahnya.

Hartini yang kini aktif dalam Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) berhasil membuktikan bahwa proses melahirkan normal dari ODHA tidak menularkan virus. Ia mengungkapkan sebelum hamil sudah mempelajari pencegahan penularan dari ibu ke anak (PPIA) serta mencari dokter untuk perencanaan kehamilan dan menghitung masa subur.

Ia pun berharap lebih banyak lagi petugas layanan kesehatan yang paham PPIA.

"Selain itu pelayanan yang ramah untuk ODHA meningkat, berikan pilihan dan alasan untuk ODHA yang tidak mendiskriminasi serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi untuk ODHA yang akses PPIA di prong II-IV," jelasnya.

Annotations

by : Bayu Trisedyadisease : NA place : NA Number of cases : unknown